Liputan6.com, Jakarta: Berita baik bagi pengguna telepon selular. Seluruh operator selular sudah menyerahkan tarif baru pada Selasa (15/4). Artinya tarif interkoneksi murah segera bisa dinikmati para pelanggan selular. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Postel, Basuki Iskandar di Jakarta.
Meski diakui Basuki, penyerahan batas akhir yang rencananya hari ini mundur menjadi tanggal 21 April. Ini sesuai peraturan 14 hari setelah peraturan menteri yang keluar pada 7 April kemarin.
Namun keputusan pemerintah memaksa para operator menurunkan tarif interkoneksi yang mengacu pada percakapan negara lain terlalu buru-buru dan tidak tepat. "Kalau dibanding tarif kita pada 2003 per menitnya Rp 1.800 [sementara] di negara lain di level 600. Sekarang di negara lain Rp 200. Dari 1.800 ke 200 kan terlalu cepat," ungkap Direktur PT Exelcomindo Pratama Hasnul Suhaimi.
Untuk urusan telepon, Indonesia memang dikenal cukup mahal dibanding negara Asia lainnya. Mahalnya urusan telepon ini menjadi salah satu dasar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta Temasek melepas sahamnya di Telkomsel dan Indosat yang dinilai monopoli.
(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)
18/06/08
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar